Menu

Mode Gelap

Aksi Begal · 28 Sep 2021 22:36 WITA ·

Kawanan Begal Kembali Beraksi di Jalur Petuk, Korban Mahasiswi Perawat


					Gambar ilutrasi Perbesar

Gambar ilutrasi

Kupangberita.com – Masyarakat Kota Kupang, kembali dihebohkan dengan informasi yang beredar melalui media sosial (WhattsApp) atas aksi begal yang kembali terjadi.

Informasi yang beredar di kalangan mahasiswa dan masyarakat Kota Kupang melalui pesan whattsApp dengan bunyi pesan

“Syalom adik-adik mohon dapat infokan ke semua teman-teman. Mahasiswa semester V kena begal di jembatan petuk jam 11 malam. Pelaku 4 orang tidak gunakan plat DH dan gunakan pakian hitam-hitam. Dompet mahasiswa berisi uang diambil oleh pelaku. Mohon kerja sama dapat infokan ke semua teman-teman untuk lebih berhati-hati saat jalan malam dan hindari lewat petuk. Terima kasih”

Selain isi pesan WA tersebut, juga tersebar foto mata sebelah kiri terluka dari mahasiswa yang menjadi korban begal yang diduga dipukul oleh pelaku begal.

Setelah ditelusuri oleh tim wartawan, ternyata ditemukan korban adalah mahasiswi semester V jurusan S1 Keperawatan di STIKes Maranatha Kupang yang berinisial (ML)

Dilansir dari BuserTomur.com Senin, 27 September 2021 Korban ML mengatakan benar jika informasi dan foto yang beredar adalah dirinya sendiri selaku korban begal

Baca Juga:  Progres Stimulan Rumah Dampak Bencana Seroja, Kota Kupang Tuai Apresiasi

ML menjelaskan kejadian terjadi pada Sabtu 25 September 2021 sekitar pukul 23:20 Wita dengan tempat kejadian perkara (TKP) Jembatan Petuk, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi NTT

Dengan kesedihan dan ketakutan karena masih trauma atas kejadian dimaksud, ML menjelaskan awal mula kejadian dimaksud.

“Pertama itu kami dari rumah Liliba, saya bersama adik dua orang mau ke BTN Kolhua untuk ambil uang kuliah.

Nah kami tiga orang menggunakan satu motor saja itu sekitar pukul 21:30 malam.

Setelah sampai di BTN dan ambil uang kami masih duduk cerita hingga setelah itu saya bersama adik dua orang lalu pulang melewati jembatan Petuk itu sekitar pukul 23:20 malam,”Kata ML

Tiba-tiba, lanjut ML bahwa dirinya merasa ada dua sepeda motor (4 Orang) mengikuti dari arah belakang akan tetapi dirinya berpikir bahwa itu adalah pengendara biasa

Mereka mendekati kami dan langsung menghadang tepat didepan motor kami menyuruh berhenti, motor kami mati.

Satu orang itu langsung turun dan berjalan menuju arah kami langsung merampas dompet dari tangan saya.

Baca Juga:  Tragis! Siswi SMK Di Kota Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Karena dompet saya sudah diambil oleh orang tersebut, saya pun langsung turun dari motor untuk mengambil kembali dompet saya.

Tetapi waktu saya turun untuk mengambil dompet, saya dipukul oleh begal tersebut mengenai pelipis mata kiri.

Entah saya dipukul berapa kali saya tidak tau karena dalam keadaan panik dan takut.

“Setelah mengambil dompet dan memukul saya mereka langsung berlari kembali ke arah BTN Kolhua,”ujar ML

ML menceritakan ciri-ciri yang merampas dompet darinya memliki postur tubuh tinggi, kurus, tidak kelihatan wajah karena menggunakan masker dan pakian hitam.

Kendaraan yang digunakan berupa sepeda motor juga semua berwarna hitam dan tidak ada Plat Nomor (DH).

“Disaat kami dipalang itu mereka omong bilang apa yang bosong (Kamu) pegang serahkan semua datang,”ujar ML.

Karena yang dipegang hanya dompet sehingga yang dirampas hanyalah dompet yang didalamnya berisi uang sejumlah Rp. 1,600,000.

“Uang itu baru saya ambil dari keluarga di BTN yang dikirim oleh orang tua untuk membayar PA dikampus,”Beber ML.

Usai kejadian ia menelepon Kakanya di Liliba untuk segera datang

Baca Juga:  Ketua RW Di Bello Jual Hasil Pertanian Masyarakat

“Waktu kaka dong datang parabegal sudah tidak ada tinggal kami sendiri,”Ujar ML

Selain dirinya yang dipukuli, adik laki-lakinya yang mengendarai sepeda motor malam itu juga juga dipukuli dan mengenai punggung belakang

“Adi ingin bantu saya merampas kembali dompet tetapi tidak terlalu parah yang paling parah hanya saya.

Seketika itu adik Nona sempat rteriak meminta tolong tapi tidak ada orang yang datang karena sudah sepi,”ujar ML.

ML menambahkan, kejadian ini bahwa bukan barupertama kali, tapi sudah tiga kali di tempat yang sama.

Tapi waktu pertama dan kedua masih bisa selamatkan diri.

“Saya berpesan kepada teman-teman yang biasa melakukan perjalanan dengan malam.

Baik itu kerja tugas dan lainnya sebaiknya jangan terlalu larut malam.

Jika sudah larut jangan melewati arah Jembatan Petuk karena arah itu sangat berbahaya,”Pesan ML

Tak lupa juga dirinya berharap agar pihak yang berwajib bisa melakukan patroli pengamanan di jalur tersebut agar kedepan tidak terjadi lagi korban dengan kejadian yang sama.(*)

(Makson Saubaki)

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 20 kali

Makson Saubaki badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Kupang Turunkan 46 Raiders Berlaga di Event Adventure Polres Belu

25 Juni 2022 - 21:34 WITA

Foto. Kaolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto S.I.K M.H, menurunkan 46 raiders berlaga di event adventure Polres Belu.( Foto Humas Polres Kupang).

Peserta Delegasi Rakerwil APEKSI Puji Pembagunan SPAM Kali Dendeng

24 Juni 2022 - 22:52 WITA

Viral, Seorang Pria Afghanistan Naik ke Puncak Jembatan Liliba

24 Juni 2022 - 22:21 WITA

Wakil Bupati Kupang Secara Resmi Buka Rapat Kerja GKII Wilayah Bali Nusra

24 Juni 2022 - 19:44 WITA

Foto. Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, memukul gong tanda dibukanya rapat GKII Wilayah Bali Nusra di GKII Jemaat Benohonis Oelbima, Desa Oebola.

Peran Pemkab Kupang dan Dekranasda NTT Dalam Mengembangkan UMKM Pasca Pandemi

23 Juni 2022 - 22:43 WITA

Foto. Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe dan Ketua Dekranasda NTT Ny. Julie Sutrisno Laiskodat.

Bupati Kupang Hadiri Ulang Tahun Ke 72 Gereja Paroki St.Yohanes Pemandi Buraen

23 Juni 2022 - 21:34 WITA

Trending di Berita